4 Desember 2017 - 13:47:05 WIB | Dilihat 71 kali0 komentar

Pemindahan Ibukota Pemerintahan Bukan Perkara Mudah.

Gambar Pemindahan Ibukota Pemerintahan Bukan Perkara Mudah.
Ketua Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak
Palangka Raya – Menurut Ketua Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa kota Palangka Raya dinilai sangat layak menjadi ibu kota pemerintahan Republik Indonesia.
 
"Pertimbangan bahwa Kota Palangka Raya sangat layak jadi ibukota pemerintahan, dilihat dari segi geografisnya yang berada tepat ditengah-tengah Indonesia. Adanya hal itu semakin mempermudah sentralisasi ke semua daerah dan memudahkan menjangkau akses ke seluruh wilayah Indonesia. Selain itu daerah Kota Palangka Raya sangat jauh dari ancaman bencana alam seperti banjir gempa dan gunung berapi," terang Dahnil, Senin (27/11).
 
Selain itu, historis dibentuknya Kota Palangka Raya oleh  Presiden Ir Soekarno dengan berbagai catatan sejarah Provinsi Kalimantan Tengah oleh para sejarahwan. Berdirinya tugu Ir Soekarno yang ada di kawasan Jalan S Parman Kota Palangka Raya bukti, Ir Sukarno yang menunjuk langsung kota Palangka raya dan harapannya dapat menjadi ibu kota Pemerintahan Indonesia.
 
Akan tetapi, lanjutnya  untuk mempersiapkan pemindahan ibukota pemerintahan harus perlu adanya kajian mendalam. "Pemindahan ibukota pemerintahan bukan perkara mudah, sebab perlu mempersiapkan infrastruktur jalan, bangunan dan akses lahan yang memadai untuk pembangunan gedung-gedung pemerintahan," tukasnya singkat.
 
Terdengar kabar,  pemerintah provinsi (pemprov) Kalteng saat ini telah mempersiapkan lahan kosong untuk persiapan menuju ibu kota. Luas tanahnya sekitar 300 ribu hektar yang tersebar di Kota Palangka Raya,  Kabupaten Katingan dan Gunung Mas. Hal itu bukti dukungan pihak pemprov mempersiapkan diri untuk menjadi calon ibukota pemerintahan. (dhy/rul/KPFM)
 
Baca Juga -
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Pemindahan Ibukota Pemerintahan Bukan Perkara Mudah."

(harus diisi)