6 Desember 2017 - 10:10:27 WIB | Dilihat 36 kali0 komentar

Pengurus Mencalon, DAD Tidak Akan Berpihak.

PALANGKA RAYA – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2018 dan pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2019, Lembaga Dewan Adat Dayak (DAD) diposisi netral.
 
Ini disampaikan ketua umumnya, Agustiar Sabran yang dibincangi beberapa waktu lalu. Meskipun ada figur atau tokoh dalam DAD yang mencalon nanti, namun lembaga yang memiliki motto dan semboyan menuju modern dan mandiri dengan spirit kearifan lokal dalam bingkai NKRI, tetap netral.
 
"Sikap politik kelembagaan DAD Kalteng yakni tidak akan berpihak kepada siapapun itu figur yang akan maju dalam pilkada 2018 dan pileg 2019. Hal itu dilakukan agar menjaga nilai netralitas. Meski kedepan ada figur atau pengurus maju dalam pemilu nanti, secara kelembagaan tidak akan memberikan pernyataan dukungan," ungkap Agustiar Sabran, Minggu (3/12) malam kemarin.
 
Untuk menegaskan dan menyakinkan pengurus dan masyarakat, DAD pun telah bermusyawarah dan berkordinasi internal pada tanggal 02 Desember 2017. Dari hasil pertemuan itu kemudian disepakati beberapa keputusan.
 
"Pemufakatan bersama antar pimpinan dan pengurus DAD se Kalteng yang telah disepakati dalam rapat koordinasi. Bahwa dalam pilkada 2018 dan pileg 2019, dipastikan yang maju rata-rata pengurus DAD. Baik di kabupaten dan kota.  Jadi guna menjaga situasi dan kondisi serta nilai independen lembaga maka DAD Kalteng secara kelembagaan tidak memberikan rekomendasi atau dukungan kepada siapapun," tegasnya.
 
Ditegaskan juga melalui Ketua Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) DAD Kalteng, Wahyudi F Dirun bahwa keputusan itu dihasilkan dari kesepakatan bersama dalam rapat koordinasi ketua dan pengurus DAD se Kalteng.
 
"Kesepakatan pimpinan dan pengurus DAD kabupaten se Kalteng. Ada 5 poin kesepakatan yang telah dimufakati oleh para pemimpin dan pengurus DAD Kalteng dalam rapat koordinasi," ungkap Pria ini ramah.
 
Lima poin dimaksud adalah mendukung dan mengawal visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng dalam mewujudkan Kalteng Bermartabat Elok Religius Kuat Amanah dan Harmonis (Berkah). DAD Kalteng mengambil sikap independen tidak berpihak pada kekuatan politik apapun saat Pilkada dan Pileg.
 
Kemudian, menyangkut Peraturan Daerah (Perda) no. 16 Tahun 2008 tentang Kelembagaan Adat Dayak di Kalteng maka menegaskan perlunya revisi sebab sudah tidak relevan dengan kondisi sekarang, baik dari segi kultur budaya sosial politik ekonomi (kearifan lokal).
 
DAD provinsi Kalteng menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh dan terprovokasi dari informasi dan berita hoax yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Dan selanjutnya menegaskan agar dewan DAD kabupaten kota lebih proaktif mendukung program-program pemerintah.
 
Khususnya penyalahgunaan dan pemberantasan narkoba dan obat sejenisnya, pencegahan radikalisme dan terorisme, serta peningkatan mutu kesehatan masyarakat di Provinsi Kalteng. “Keputusan ini menjadi kesepakatan bersama yang harus dijalankan oleh seluruh pimpinan dan pengurus DAD yang tersebar di Kabupaten kota di Kalteng,” tutup Wahyudi. (ndy/rul/KPFM)
 
Baca Juga -
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Pengurus Mencalon, DAD Tidak Akan Berpihak."

(harus diisi)