9 Januari 2018 - 12:17:51 WIB | Dilihat 47 kali0 komentar

Paripurna Awal Tahun, Anggota Dewan Banyak Absen.

Sugianto dan Atu Kompak Tidak Hadir Paripurna.

PALANGKA RAYA – Rapat paripurna pertama di awal tahun 2018, banyak wakli rakyat di DRPD Provinsi Kalteng  yang absen alias tidak hadir rapat. Terlihat banyak kursi kosong dalam lantai tiga ruang rapat DPRD Kalteng 2018 yang mengagendakan, pembukaan masa persidangan I tahun  sidang 2018.
 
Diketahui sebanyak 31 kursi kosong. Tidak itu saja, dalam persidangan dipimpin oleh wakil DPRD H Abdul Razak. Itu dikarenakan Ketuanya R Atu Narang juga tidak dapat hadir. Tidak hanya pihak legislative, pihak eksekutif yang hadir memberikan pidato pembukaan masa sidang juga diwakilkan sekretaris daerah (Sekda) Kalteng H Mugeni. Itu dikarenakan Gubernur Sugianto Sabran juga tidak dapat hadir.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah anggota dewan 45 orang, namun yang hadir hanya ada 14 anggota dewan. Artinya ada 31 kursi yang tidak terisi, Padahal dalam agenda rapat paripurna kali ini, membahas agenda penting yang akan dilaksanakan oleh pihak eksekutif bersama-sama dengan pihak legislatif, dalam agenda kerja  tahun 2018.
 
Dalam rapat tersebut,, wakil Ketua DPRD Kalteng H Abdul Razak, mengatakan bahwa Kalteng menargetkan pendapatan APBD 2018 sebesar 4,2 triliun rupiah. "Target tersebut harus didukung pula dengan penyerapan anggaran yang tersedia, secara maksimal guna mencapai sasaran pembangunan yang berujung pada peningkatan kesejahteraan rakyat," ujar H Abdul Razak, Senin (08/01) pagi.
 
Lebih lanjut politisi senior Partai Golkar ini, menyebutkan bahwa hendaknya agar anggota dewan melalui komisi masing-masing dapat melakukan rapat kerja bersama dengan pihak eksekutif melalui  struktur organisasi perangkat daerah (sopd), sebagai mitra kerja guna membahas hasil kunjungan kerja (reses), dan penyerapan aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan berlaku.
 
Ironisnya pada saat pembukaan masa persidangan I tahun sidang 2018 yang memaparkan beberapa agenda penting eksekutif dan legislatif, justru tidak dihadiri oleh Gubernur, Ketua DPRD Kalteng dan 31 anggota dewan. Padahal arti kehadiran gubernur, ketua dewan dan anggota dewan sangat memegang peranan penting, dalam membahas berbagai kebijakan yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalteng.  Inilah fenomena wakil rakyat yang bercokol di kursi empuk DPRD Kalteng. (dhy/rul/KPFM)
 
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Paripurna Awal Tahun, Anggota Dewan Banyak Absen."

(harus diisi)