17 Mei 2018 - 15:56:53 WIB | Dilihat 31 kali0 komentar

Berkeluarga Bukan Hanya Urusan Reproduksi

Program Seribu Hari Kehidupan BKKBN.

Gambar Berkeluarga Bukan Hanya Urusan Reproduksi
PALANGKA RAYA-Masyarakat sejahtera dan berpendidikan adalah gambaran negara yang maju. Saat ini pemerintah Indonesia melalui BKKBN hingga ketingkat provinsi, meseriusi masyarakat sejahtera.
 
Pasalnya, kesejahteraan tercipta dari perencanaan yang matang dalam satu keluarga. Ada pepatah bahwa banyak anak banyak rejeki. Lebih lagi kondisi yang menyebutkan, tujuan berkeluarga hanya untuk urusan reproduksi. Ternyata ada tujuan berkeluarga. BKKBN menjabarkannya dalam program seribu hari kehidupan.
 
“Berkeluarga itu tidak hanya melanjutkan keturunan saja. Khususnya remaja muda yang telah berkeluarga, mungkin dikarenakan situasi tertentu. Alhasil dalam berumah tangga tersandung urusan ekonomi dan berembet ke keharmonisan, pendidikan anak dan lainnya. Oleh itu, BKKBN sedang gencar dalam program seribu hari kehidupan,” dijelaskan, Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng, Kusnadi SH saat mengunjungi KPFM dan siaran di udara pada Kamis (17/5) siang.
 
 
Program seribu hari kehidupan adalah memberikan edukasi dan pendidikan kepada masyarakat, khususnya remaja untuk mempersiapkan diri sebelum memutuskan berkeluarga. Seperti cara mendidik anak, program cukup dua anak, membagi perhatian, memberikan pendidikan moral dan agama.
 
“Kita berikan edukasi. Contoh jaga jarak kelahiran anak, terlalu dekat terkendala terkait membagikan perhatian, perhatian gizi makanan, pendidikan dan lainnya,” katanya.
 
Ditegaskan Kusnadi, tujuan berkeluarga tidak hanya melanjutkan keturunan tapi juga ada fungsi lainnya. Yakni Fungsi Keagamaan, perlindungan, cinta kasih, reproduksi, pendidikan, ekonomi
Dan fungsi lingkungan.
 
“Artinya, bicara keluarga adalah bicara delapan fungsi yang perlu di implementasikan. Maka terciptakan kesejahteraan. Berdsarakan statistik, indek kebahagiaan penduduk tiga teratas adalah Maluku Utara, Maluku dan Sulawesi tengah sementara Kalimantan tengah  diperingkat 17.  Kenapa diposisi 17 ?  dikarenakan  ada intikator tertentu,” tukasnya. (Rul/KPFM)
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Berkeluarga Bukan Hanya Urusan Reproduksi"

(harus diisi)