17 Mei 2018 - 16:02:29 WIB | Dilihat 34 kali0 komentar

Kampung KB, Bukan Kampung Kotrasepsi.

Percontohan Keluarga Berencana Bahagia dan Berkualitas.

Gambar Kampung KB, Bukan Kampung Kotrasepsi.
PALANGKA RAYA- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Tengah di Palangka Raya terus berupaya  melakukan pengendalian pertumbuhan penduduk. Kegiatanini dalam rangka mewujudkan normal keluarga kecil, bahagia dan sejahtera.

Salah satunya dengan program kampung KB. Namun bukan kampung dalam artian negatife, kampung Kontrasepsi, tetapi kampung keluaga terencana menurut BKKBN dalam pembanguan keluarga.

Dalam talkshow di radio KPFM, Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng, Kusnadi SH menjelaskan bahwa  program kampung KB merupakan kumpulan keluarga disatu wilayah tertentu yang bisa mengelola, merencanakan dan mensejahterakan keluarga dalam kampung KB. Kampung yang sejahtera tentunya dengan sumber daya manusia, yakni dari keluarga-keluarga didalamnya.

“Kampung KB itu adalah priorotas kedepan. Kampung itu bukan kampung kotrasepsi, namun kampung terencana. Jadi kampung itu bisa mengelola, merencanakan kampung mereka,” terangnya, Kamis (17/5) siang.

Dilanjutkanya, bahwa program kampung KB bukan seutuhnya kerja dari BKKBN. Akan tetapi  bentuk kordinasi dengan semua unsur  pemerintah dari tingkat pusat hinga daerah. “Kampung KB ini bukan milik BKKBN, namun semua unsur. Didalamnya ada indikator didalam program, yakni interpensi seperti di masalah pendidikan adalah Dinas Pendidikan, jaminan keseahatan dalam keluarga adalah Dinas Kesehatan dan begitu juga terkait sarana praserana adalah Dinas Pekerjaan Umum,” katanya.

Tujuan program kampung KB merupakan percontohan maksud dari tujaun menciptakan keluarga yang berkualitas dan bahagia. (TS/KPFM)
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Kampung KB, Bukan Kampung Kotrasepsi."

(harus diisi)